Rangkuman kelompok 1,2,3 Soft skil

Nama : Rizaldy Muttaqin
Kelas : 1EB14
NPM : 26216537

Kesimpulan

Kelompok 1 "Pengelolaan Sumber Daya di Indonesia"

Sumber daya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau unsur tertentu dalam kehidupan. Sumber daya tidak selalu bersifat fisik, tetapi juga non-fisik (intangible). Sumber daya ada yang dapat berubah, baik menjadi semakin besar maupun hilang, dan ada pula sumber daya yang kekal (selalu tetap).

Sumber daya alam merupakan benda hidup dan mati yang terdapat di bumi dan dapat dimanfaatkan dalam pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Dalam status penguasaan sumber daya alam terdiri dari milik umum, milik negara, milik pribadi atau perorangan, dan milik bersama. Seperti yang kita ketahui bahwa sumber daya alam ada yang dapat diperbaharui namun juga ada sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Semuanya memiliki potensi yang dapat diusahakan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat, tergantung dari kemampuan manusianya untuk mengelola. Sejalan dengan Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 yang menentukan bahwa bumi,air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh  negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Pengelolaan jadi sangan peting untuk melanjutkan kelangsungan kebutuhan manusia khusus nya di Indonesia, agar pemanfaatan yang di gunakan sesuai, tidak berlebihan atau efisien. Sumber daya alam juga jika di kelola dengan baik bisa mendongkrak perekonomian negara, akan tetapi jika tidak di laksanakan pengelolaan yang baik akan menjadi bumerang untuk negara sendiri. Antara lain jika tidak di adakan pengelolaan sumber daya alam akan terjadi, kerusakan ekosistem, kerusakan fisik tanah, lautan atau yang lain nya yang di jadikan ekspoitasi bahkan melebar ke ranah perekonomian yang jadi menurun atau tidak stabil.

Kelompok 2 "PDB, PERTUMBUHAN EKONOMI, PERUBAHAN STRUKTUR PEREKONOMIAN INDONESIA"

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.

Perubahan struktur ekonomi, pada umumnya transformasi struktural. Yang didefinisikan sebagai suatu rangkain perubahan yang saling terkait satu sama lainnya dalam komposisi permintaan agregat, perdangan luar negeri (ekspor dan impor), penawaran agregat (produksi dan penggunaan faktor – faktor produksi yang diperlukan guna mendukung proses pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Antara tahun 1965 samapi tahun 1997 PDB Indonesia tumbuh dengan persentase rata-rata pertahun nya hampir sebesar 7%. Antara periode 2000-2004, pemulihan ekonomi terjadi dengan rata-rata pertumbuhan PDB pada 4,6% per tahun. Setelah itu, pertumbuhan PDB berakselerasi (dengan pengecualian pada tahun 2009 waktu, akibat guncangan dan ketidakjelasan finansial global, pertumbuhan PDB Indonesia jatuh menjadi 4,6%, sebuah angka yang masih mengagumkan) dan memuncak pada 6,5% di 2011. Kendati begitu, setelah 2011 ekspansi perekonomian Indonesia mulai sangat melambat. Di antara tahun 2011 dan 2015 pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat dengan cukup tajam (yang dijelaskan dengan lebih banyak detail di bawah).

Bagian ini mendiskusikan performa perekonomian Indonesia, negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tengagra, sejak akhir 2000-an dan menyorot dengan lebih spesifik pada perlambatan perekonomian yang terjadi sejak 2011. Tapi jika di lihat setiap tahun nya sampai saat ini 2017 PDB Indonesia mengalami naik turun nya setiap tahun nya. Akan tetapi sebuah prediksi atas data dan kegiatan perekonomian yang di lakukan Negara kita bisa menembus G-20 di tahun 2020 sampai dengan 2030.

Kelompok 3 "Kemiskinan dan Kesenjangan"

Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.

Cara mengatasi kemiskinan ada banyak cara tapi cara yang di pakai saat ini masih belum efektif sepenuh nya karena masih besar angka kemiskinan dan masih kecil tingkat keberhasilan untuk mengatasi kemiskinan, oleh karena itu menurut saya kemiskinan itu harus di atasi dengan (1) Pendidikan yang layak (2) Memberi lapangan kerja atau membuka lapangan kerja untuk masyarakat yang berpendapatan rendah (3) Memberikan penyuluhan tentang penting nya hidup layak agar tidak menjadi beban negara dan beban individu masing-masing (4) Meningkatkan akses daerah-daerah yang terpencil dari kota yang baik ekonomi nya (5) Korupsi uang negara yang di lakukan oleh para pejabat negara yang tidak bertanggung jawab.

Komentar