DISUSUN
OLEH :
RIZALDY MUTTAQIN
OLEH :
RIZALDY MUTTAQIN
1EB14
UNIVERSITAS
GUNADARMA
KATA PENGANTAR
Bismilahirahmanirahim
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Puji
syukur atas kehadirat Allah Subhanahu
wa Ta'ala atas berkatnya semoga kita masih dalam lindungan Allah Subhanahu wa
Ta’ala dan terus-menerus mendapatkan rahmatnya sehingga penulis dapat
menyelesaikan tugas yang berjudul “Pengantar Binis” dengan baik dan bermanfaat
bagi para pembaca dan khusus nya bagi penulis sendiri.
Dalam menyusun tugas ini, tidak sedikit mengalami kesulitan dan hambatan yang penulis alami, namun dengan bantuan dari berbagai pihak dan dorongan orang terdekat, sehingga penulis dapat menyelesaikannya.
Kepada Ibu Fitria terimakasih telah banyak membantu dan memberi masukan di kelas sehingga bermanfaat untuk menyelesaikannya tugas ini.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman penulis, penulis meminta maaf sebesar-besarnya atas tidak berkenannya kata-kata yang kurang baik dan benar, Oleh karena itu disini penulis sangat membuka tangannya lebar-lebar untuk menerima kritik dan saran untuk perbaikan di kemudian tugas-tugas selanjutnya.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Depok, 09 Oktober 2016
Dalam menyusun tugas ini, tidak sedikit mengalami kesulitan dan hambatan yang penulis alami, namun dengan bantuan dari berbagai pihak dan dorongan orang terdekat, sehingga penulis dapat menyelesaikannya.
Kepada Ibu Fitria terimakasih telah banyak membantu dan memberi masukan di kelas sehingga bermanfaat untuk menyelesaikannya tugas ini.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman penulis, penulis meminta maaf sebesar-besarnya atas tidak berkenannya kata-kata yang kurang baik dan benar, Oleh karena itu disini penulis sangat membuka tangannya lebar-lebar untuk menerima kritik dan saran untuk perbaikan di kemudian tugas-tugas selanjutnya.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Depok, 09 Oktober 2016
Latar Belakang
Bisnis merupakan aktivitas yang selalu ada di sekitar kita dan dikenal oleh kaum muda hingga kaum tua. Pada era globalisasi saat ini, masyarakat Indonesia khususnya para mahasiswa masih bingung dengan manfaat dan tujuan dari bisnis tersebut. Bangsa Indonesia, merupakan bangsa yang memiliki kekayaan alam yang melimpah jika kita tidak pandai mengatur itu semua, maka bangsa kita akan jatuh ke dalam keterpurukan dalam hal perekonomian, kemiskinan dan menjadikan negeri kita gagal atau miskin. Pasti sebagai rakyat Indonesia kita tidak mau jika hal tersebut terjadi di negara yang kita cintai.
Bisnis merupakan aktivitas yang selalu ada di sekitar kita dan dikenal oleh kaum muda hingga kaum tua. Pada era globalisasi saat ini, masyarakat Indonesia khususnya para mahasiswa masih bingung dengan manfaat dan tujuan dari bisnis tersebut. Bangsa Indonesia, merupakan bangsa yang memiliki kekayaan alam yang melimpah jika kita tidak pandai mengatur itu semua, maka bangsa kita akan jatuh ke dalam keterpurukan dalam hal perekonomian, kemiskinan dan menjadikan negeri kita gagal atau miskin. Pasti sebagai rakyat Indonesia kita tidak mau jika hal tersebut terjadi di negara yang kita cintai.
Dilihat dari pertumbuhan ekonomi kita saat ini, jumlah pengangguran di
Indonesia menduduki angka yang sangat fantastis. Namun, pemerintah belum bisa
mengatasi problema tersebut. Jika adanya pasar kerja yang dibuka, masyarakat
berbondong-bondong untuk menjadi pegawai negeri yang di impikan tetapi
pekerjaan kita tidak hanya pegawai negeri saja. Masih banyak pekerjaan yang bisa
kita lakukan pewirausaha atau pengusaha.
Maka dari itu, penulis ingin membahas makalah ini yang berjudul “Belajar
Mengenal Bisnis”dalam rangka memenuhi tugas kuliah yang menjadi salah satu topik pembahasan penulis. Penulis
berusaha untuk menyusun tugas ini semenarik mungkin agar para masyarakat
khususnya mahasiswa dapat menyukai makalah ini. Sehingga, mahasiswa dapat
mengenal dan mengerti bahkan mampu memahami serta menambah wawasan dalam dunia
bisnis.
RUMUSAN
MASALAH
1. Apa yang di maksud dengan pengertian bisnis?
2. Apa saja macam-macam atau jenis bisnis?
3. Apa tujuan kebijakan bisnis?
4. Apa manfaat belajar bisnis?
TUJUAN
1. Untuk mengetahui pengertian bisnis
2. Untuk mengetahui macam-macam atau jenis bisnis
3. Unuk mengetahui kebijakan bisnis
4. Untuk mengetahui manfaat belajar bisnis
Kajian Teori
Dalam ilmu
ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual
barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam
konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk
mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan di mana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan.
Berikut adalah pengertian Bisnis menurut para ahli :
a. Prof. Owen
Bisnis ialah suatu perusahaan yang berkaitan dengan produksi dan distribusi barang untuk dijual kembali ke pasaratau memberikan harga dalam setiap barang ataupun jasa.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan di mana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan.
Berikut adalah pengertian Bisnis menurut para ahli :
a. Prof. Owen
Bisnis ialah suatu perusahaan yang berkaitan dengan produksi dan distribusi barang untuk dijual kembali ke pasaratau memberikan harga dalam setiap barang ataupun jasa.
b. Urwick dan Hunt
Bisnis ialah setiap perusahan yang memproduksi dan mendistribusikan serta menyediakan barang atau jasa yang diperlukan masyarakat dan atas dasar kesediaannya dalam membeli atau membayar.
Bisnis ialah setiap perusahan yang memproduksi dan mendistribusikan serta menyediakan barang atau jasa yang diperlukan masyarakat dan atas dasar kesediaannya dalam membeli atau membayar.
c. Mc. Naughton
Bisnis merupakan suatu pertukaran barang, jasa ataupun uang dengan tujuan memperoleh keuntungan.
Bisnis merupakan suatu pertukaran barang, jasa ataupun uang dengan tujuan memperoleh keuntungan.
Jenis-jenis
kegiatan bisnis, motifnya dan nilai kegunaan.
Jika ditinjau dari motifnya, bisnis dapat dibedakan menjadi 2
(dua) jenis yaitu: .
- Bisnis yang berorientasi
keuntungan (profit oriented atau profit motive).
Contoh: perusahaan perorangan, CV, Firma, PT, dsb.
- Bisnis yang tidak berorientasi
keuntungan atau nirlaba (non profit oriented atau
non profit motive).Contoh: yayasan, organisasi sosial, lembaga
swadaya masyarakat, dan sebagainya.
Jika ditinjau dari jenis kegiatannya, bisnis dapat dibedakan
menjadi 4 (empat) jenis, yaitu:
- Bisnis Ekstraktif
Bisnis ekstraktif adalah bisnis yang bergerak dalam jenis
kegiatan pertambangan atau menggali bahan-bahan tambang yang terkandung di
dalam perut bumi. Contohnya: pabrik semen, timah, nikel, dan lain-lain.
- Bisnis Agraris
Bisnis Agraris adalah bisnis yang bergerak di bidang pertanian,
perikanan, peternakan, perkebunan, dan kehutanan.
- Bisnis Industri
Bisnis industri adalah bisnis yang bergerak di bidang industri
manufaktur, misalnya industri tekstil, garmen, mesin, dan Iain-lain..
- Bisnis Jasa
Bisnis jasa adalah bisnis yang bergerak di bidang jasa yang
menghasilkan produk-produk tidak berwujud, seperti jasa perbankan, kecantikan,
dll.
Jika ditinjau dari nilai kegunaan, bisnis dapat menciptakan 4
(empat) nilai kegunaan, yaitu:
- Nilai guna bentuk (form utility)
Bisnis yang menciptakan
nilai bentuk (form utility) adalah bisnis yang berusaha untuk
mengubah suatu benda sehingga menjadi lebih bermanfaat bagi manusia
(masyarakat). Contoh: perusahaan meubel, keramik, dan lain lain.
- Nilai guna tempat (place utility)
Bisnis ini menciptakan kegunaan tempat yang berupa memindahkan
sesuatu dari suatu tempat yang kurang bermanfaat dipindahkan ke tempat lain
yang lebih bermanfaat. Perusahaan ini bergerak di bidang transportasi, baik
orang maupun barang, baik darat, laut, maupun udara.
- Nilai guna waktu (time utility)
Bisnis ini merupakan usaha penyimpanan yang bermaksud untuk
menyimpan barang dari suatu waktu yang pada saat itu kurang bermanfaat untuk
nanti dikeluarkan pada saat barang tersebut lebih bermanfaat. Contoh:
produk-produk hasil pertanian, misalnya cengkeh, kakao, padi, dan lain lain.
- Nilai guna pemilikan (possession utility)
Bisnis ini menjalankan usahanya untuk menciptakan atau memenuhi
kegunaan pemilikan terhadap sesuatu barang atau jasa. Misalnya kebutuhan untuk
memiliki kesehatan, kecantikan, pendidikan, keamanan.
Pihak-pihak yg berkepentingan dalam suatu Bisnis (Stakeholders)
Adapun pihak-pihak
yang berkepentingan dalam suatu bisnis, yaitu pemilik (owner), kreditor (creditor), karyawan
(employee), pemasok, (supplier) dan pelanggan
(costumer). Kelima Stakeholders tersebut dijelaskan
sebagai berikut:
1. Pemilik (Owner/employer)
Setiap bisnis dimulai dari suatu ide mengenai produk atau jasa yang diciptakan oleh satu atau beberapa usahawan. Para usahawan sangat penting bagi pengembangan bisnis baru karena dapat menciptakan produk baju/memperbaiki yang sudah ada yang diinginkan oleh konsumen. Banyak perusahaan tumbuh karena menerbitkan saham-saham baru, sehingga ada aliran dana yang masuk ke perusahaan.
2. Kreditor (Creditor)
Kreditor merupakan salah satu pihak yang memberikan pinjaman
pendanaan ke perusaaan. Kreditor dapat berupa lembaga keuangan, maupun
individu. Disisi lain, lembaga keuangan akan memperoleh pendapatan berupa
pendapatan bunga.
3. Karyawan (Employee)
Karyawan dalam perusahaan meliputi karyawan operasional dan
karyawan di posisi manajerial (level of management). Untuk mencapai tujuan
perusahaan, peran karyawan sangat dibutuhkan dan memegang peranan yang sangat
penting. Oleh karena itu, perusahaan harus memberikan imbalan jasa (kompensasi)
atas jasa mereka pada perusahaan. Bentuk imbalan jasa itu dapat berbentuk
financial (gaji, bonus, dll) ataupun bentuk non-financial (fasilitas kendaraan
atu rumah, tiket liburan, dll.).
4. Pemasok (Supplier)
Peranan pemasok sangat penting bagi perusahaan. Bagi perusahaan
manufaktur, ketersediaan bahan baku akan memperlancar proses produksi, demikian
juga sebaliknya.
5. Pelanggan (customer)
Perusahaan tidak dapat bertahan hidup tanpa ada pelanggan. Loyalitas pelanggan akan menjaga kelangsungan bisnis perusahaan. Untuk menarik konsumen perusahaan harus menyediakan produk atau jasa yang berkualitas dan terjangkau harganya sehingga konsumen merasa puas.
Tujuan Kebijakan Bisnis
1. Melindugi usaha kecil dan menengah
Kebijakan bisnis di buat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena mayoritas bisnis di Negara Kita ini di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna untuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah berusaha. Padahal justru usaha kecil ini yang perlu dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih besar dan mempunyai daya saing.
2. Melindungi lingkungan hidup sekitarnya
Melakukan bisnis atau usaha di Negara Kita ini memilik aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut antara lain adalah tujuannya untuk tidak merusak atau memberi dampak negatif kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut. Tidak dibanarkan jika membuang limbah ke tempat yang di manfaatkan oleh penduduk sekitar, seperti sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan meminimalisaiskan dampak negatif yang nantinya akan berimbas kepada penduduk dan lingkungan hidup sekitarnya.
3. Melindungi konsumen
Bisnis yang baik adalah usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja yang perlu dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan oleh karena mengkonsumsi barang atau jasa yang diproduksi dari para pebisnis tersebut. Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayanannyapun harus prima. Jikakonsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan bekerja sama kembali.
4. Pendapatan Pemerintah
Banyaknya bisnis yang beroperasi di Negara Kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi Negara Kita juga. Bisnis yang beroperasi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering Kita sebut dengan devisa. Semakin banyak untung/laba yang diperoleh suatu usaha bisnis, semakin besar pula Ia harus membayar pajak Negara demikian sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakuka pembangunan di tiap-tiap wilayah di Negara Kita ini. Namun, sering teerjadi penyelewengan terhadap uang yang seharusnya menjadi hak rakyat ini (korupsi)
Alasan Belajar Bisnis itu penting!
Alasan Belajar Bisnis itu penting!
Ada banyak alasan
mengapa kita harus berbisnis:
1. Bisnis
adalah Sarana Menuju Kebebasan Finansial.
Dalam
bukunya CASHFLOW
QUADRANT Robert T
Kiyosaki telah menjelaskan panjang lebar mengapa kuadran kanan (B + I) lebih
dianjurkan daripada kuadran kiri (E + S). Kuadran kanan beliau sebut sebagai
kuadran kebebasan dan kuadran kiri beliau sebut sebagai kuadran keamanan.
2. Semua
peluang ada di sekitar kita tinggal seberapa kreatif dan beraninya kita.
Tidak
adanya batasan ide dalam berbisnis membuat kita tidak kehabisan cara untuk
mendapatkan income. Sangat berbeda jika kita ingin menjadi karyawan, kita harus
sabar nunggu peluang dulu baru nantinya dapat income.
3. Kita
adalah Pemilik Dari Waktu Kita Sendiri
Kadang
membayangkan betapa nikmatnya hidup tiap hari kerja tidak terikat waktu,
apalagi kalau bisnis kita sudah solid, ditinggal tidur saja uang tetap mengalir
terus ke kantong kita.
Sebagai
karyawan kita harus berangkat pagi hari agar tidak terlambat absennya, mau
tidur siang juga tidak bisa, mau jalan-jalan harus menunggu hari sabtu atau
minggu, sepertinay bukan kita yang memiliki waktu tapi waktu yang memiliki dan
mengendalikan kita.
Selain
itu ada beberapa alasan mengapa kita harus berbisnis,yaitu
- 1. Agar menghargai waktu dan kerja keras
- 2. Agar mengerti apa arti resiko
- 3. Agar berjiwa merdeka
- 4. Agar menghargai silaturahim
- 5. Agar dapat mengelola anggaran dengan baik
- 6. Belajar menjadi pemimpin
- 7. Agar lebih bersyukur dan bersabar
Analisis
Dari penjelasan dan pendapat para ahli mengenai bisnis ini, saya mengambil kesimpulan bahwa bisnis itu kegiatan yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan tidak bisa di pungkiri hidup kita pasti akan terus-menerus bersinggungan dengan bisnis, selain itu bisnis juga membuat seorang menjadi lebih bersosialisasi dengan baik ketika orang-orang yang ada dalam lingkup tersebut saling mempercayai satu sama lain dengan catatan karena barang atau jasa yang mereka bisniskan di anggap puas oleh konsumen.
Bisnis juga membuat elemen pemerintah dan masyarakat terlibat disitu. Dan kita dengan mengetahui pengertian bisnis, jenis-jenis bisnis, tujuan kebijakan bisnis dan apa manfaat dari bisnis tersebut, kita bisa mempersiapkan dengan baik jika kita nanti akan terjun di dunia bisnis yang sudah di jelaskan di dalam materi tersebut.
Daftar pustaka
https://yumeikochi.wordpress.com/2010/10/24/mengapa-harus-belajar-bisnis-lalu-berbisnis/
http://www.learniseasy.com/2015/11/pengertian-bisnis-tujuan-dan-jenis-jenis-bisnis.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis
http://materikuliahgue.blogspot.co.id/2013/06/pengertian-bisnis-dan-jenis-jenis-bisnis.html
https://pringganugraha.wordpress.com/tujuan-kebijakan-bisnis/

Komentar
Posting Komentar