PERANG AKHIR ZAMAN


Oleh: Abu Robbani Abdullah
Perang akhir zaman memang sudah tidak diragukan lagi tentang kabarnya. Seperti Tatanan Dunia Baru (New World Order) adalah sebuah cita-cita dari suatu masyarakat rahasia (secret society) Yahudia atheis yang ingin menguasai dunia dibawah ideologi mereka yang fasis dan atheis. Ini bukan isu bohong atau isapan jempol belaka. Ia telah ada sejak 1761 ketika negara Amerika Serikat berdiri.

Mereka telah mempersiapkan rencana/konspirasi untuk menguasai dunia bawah satu perntah Amerika dan satu pemimpin, Raja Israel yang dinanti (al-Masih ad-Dajjal), serta satu ideologi saja (atheisme). Jumlah masyarakat mereka sebanyak 500 juta jiwa saja, terdiri dari ras unggul sebagai tuan/penguasa dan sisanya sebagai bangsa pelayan. Untuk melaksanakan rencana mereka, dibuatlah rencana besar yakni depopulation (pengurangan jumlah penduduk dunia), melalui penciptaan perang dan konflik, Program Keluarga Berencana (KB), rekayasa wabah penyakit dan kelaparan disuatu negeri. Mereka juga merencakan pengurangan jumlah penduduk melalui codex, vaksin, peracunan lewat anti biotik, MSG, aspartame, flouride, menciptakan virus AIDS, kanker, Diabetes Militus, senjata biologi/kimia yang memusnahkan secara masal, HAARP dan lain-lain. Mereka saat ini telah menyiapkan jalan menuju Perang Dunia III yang memusnahkan banyak manusia. Mereka juga membuat bunker-bunker rahasia agar selama perang nuklir, mereka kaum globalis bisa selamat bersama masyarakat mereka. Mereka juga menyiapkan 800 kamp-kamp tahanan rahasia di seluruh bagian Amerika Serikat dan menyiapkan Undang-Undang FEMA yang memberi kekuasaan mutlak kepada Presiden Amerika Serikat untuk membuat keputusan penting ketika terjadi keadaan darurat dan perang, termasuk nantinya adalah memberi perintah untuk memenjarakan orang-orang/warga negara pembangkang yang tidak disukai kaum Tatanan Dunia Baru.
Sementara itu kaum muslimin pada hari ini (sejak tahun 1924) hidup di bawah sistem kekuasaan yang diktator, sekularistik dan mengabdi kepada kepentingan politik, ekonomi dan budaya negara Salibis-Zionis Amerika dan para sekutunya. Kenyataan historis ini dalam Hadist Nabi SAW tentang fase-fase kepemimpinan umat Islam adalah berada pada masa mulkan jabriyyah (kerajaan yang diktator/bengis). Dalam tinjauan syari’ah Islam, maka status hukum bagi para penguasa dan para penjaga penolongnya dengan sifat-sifat seperti si atas adalah pemimpin yang telah murtad dan kafir (liat pembahasan Tauhid dan fatwa para ulama Ahlus Sunna tentang penguasa yang tidak berhukum dengan hukum Allah).
Penetapan bahwa para penguasa yang berhukum dengan selain apa yang diturunkan Allah SWT adalah penguasa kafir/murtad, bukanlah ajaran khawarij. Ini adalah aqidah dan manhaj Ahlus Sunnah menurut pemahaman salafushalih. Hal imi harus di perlihatkan oleh kaum muslim agar tidak tertimpa azab Allah SWT karena mentaati thaghut yang seharusnya di perangi dan diingkari.
Pada zaman sekarang kekuatan salibis zionis AS dan para sekutunya telah bersengkongkol dengan para penguasa thaghut di negri-negri muslim untuk memerangi para ulama, dai dan mujahidin di seluruh dunia yang berjuang untuk menegakan khalifah melalui jihad dan menuduh siapa saja yang berjuang itu sebagai khawarij, teroris, pemberontak dan sebaginya, agar masyarakat memandang para penguasa thagut sebagai pihak yang benar. Para musuh Islam berhasil menciptakan pencitraan buruk terhadap para mujahidin. Masyarakatmenjadi terpegahruh. Hanya sedikit dan segelintir orang saja yang tidak  mempan ditipu dengan makar yang sangat jahat ini. Pada hakikatnya tidak ada satu pun alasan yang membenarkan kenapa mereka dianggap teroris itu melaikan karena motif mendapatkan segeggam harta dunia saja. Hanya itulah alasan utamanya, sadar atau tidak. Lihatlah pemburu teroris itu, maka mulailah banuan, hibah, hadiah, tanda mata mengalir kepada merekam ke lembaga sekolah yayasan, ormas, partau dan usaha-usaha mereka, benarlah ucapan AS itu, “if you are with us we’ll giveyou carrot”
Rangkaian peperangan akhir zaman telah ditakdirakn Allah. Segala informasi tentang jalannya persitiwa-peristiwa pada peperangan ini telah diberitakan oleh Rasulullah. Siapa saja yang akan menang dan siapa yang kalah, siapa yang pemeran mukmin dan siaa yang menjadi kafir dan munafik. Semua telah dijelaskan secara global. Pilihlah takdir kita masing-masing, mau menjadi pengikut Imam Mahdi yang beriman dan berjihad atau menjadi pengikut Dajjal atau kamu Salibis-Zionis dan musyrikin, atau munafik thagut dan kaum yang durhaka. Hendaklah setiap orang menyadari makna dari taqdir-Nya.

Komentar